Powered By Blogger

Sabtu, 08 Juni 2019

Seorang Remaja Usia 14 Tahun Hanyut Saat Mandi di Sungai


MediaCerdasNegeri. Sijunjung ~ Rival seorang remaja berusia 14 tahun yang merupakan warga Nagari Palaluar hanyut terbawa arus sungai. Gusri Wermen selaku perangkat Wali Nagari palaluar menceritakan "kejadian tersebut terjadi pada sabtu pagi (8/6) sekitar pukul 9:30 Wib waktu setempat. Saat itu korban tengah pergi lebaran ke rumah bakonya yang berada di Jorong Koto Nagari Palaluar. Kemudian korban pergi mandi bersama-sama disungai yang jaraknya tak jauh dari rumah tersebut. Saat itulah korban tenggelam dan hanyut terbawa arus sungai".

Mengetahui ada korban yang hanyut dan tenggelam, warga kemudian segera melakukan pencarian. BPBD pun langsung menuju lokasi kejadian setelah mendapatkan informasi dari warga. Penyisiran pun segera dilakukan di sepanjang muara sungai namun korban belum juga ditemukan. Sore harinya ketika pencarian masih berlanjut, hujan turun dengan intensitas sedang sehingga agak menyulitkan proses pencarian. Kemudian hujan masih terus turun hingga malam hari. Gusri Wermen saat dikonfirmasi terakhir sekitar pukul 23:11 Wib "pencarian masih berlanjut karena korban belum ditemukan". Dengan begitu pencarian terhadap korban masih berlanjut. Gus

Kamis, 06 Juni 2019

"Bararak", Sebuah Tradisi Rutin di Nagari Padang Laweh Saat Hari Lebaran


Bagi Umat Islam di Indonesia Idul Fitri merupakan sebagai hari raya utama, kesempatan untuk berkumpul bersama dengan anggota keluarga, apalagi keluarga yang terpisah jauh karena suatu pekerjaan, pendidikan, dan lain sebagainya. Beberapa minggu sebelum Idul Fitri, umat Islam di Indonesia sudah mulai sibuk memikirkan perayaan hari raya ini, mulai dari Mudik atau Pulang Kampung, menyiapkan hidangan untuk lebaran, bahkan sampai mengganti dekorasi rumah serta pakaian apa yang akan digunakan saat lebaran. Semua ini merupakan tradisi yang lazim dilaksanakan sebagian besar umat Islam di Indonesia. 

Di masyarakat Minangkabau Sumatera Barat, selain dari tradisi tersebut juga ada tradisi "bantai" biasanya disini menyembelih hewan ternak berupa kerbau atau sapi. Tradisi ini dilaksanakan beberapa hari sebelum lebaran yang juga hampir bersamaan dengan tradisi membuat kalamai (kuliner khas minangkabau).


Di Nagari Padang Laweh, Kecamatan Koto VII, Sijunjung, ada suatu tradisi yang cukup berbeda dari daerah lain. Tradisi "bararak" atau berarak, merupakan sebuah tradisi pada saat hari raya idul fitri. Dimana satu keluarga berziarah secara berombongan ke makam-makam anggota keluarganya yang telah meninggal dengan berjalan kaki yang dipandu oleh beberapa orang dari surau yang biasanya dikenal dengan sebutan "orang siak". Sepanjang perjalanan orang-orang siak ini akan bersolawat hingga tiba ke pemakaman. Apabila rombongan berarak ini berpapasan dengan rombongan berarak yang lain, mereka biasanya akan saling bersalaman guna menyambung ikatan silaturahmi. Pemandangan akan sering ditemui hingga sampai ke pemakaman yang kemudian dilanjutkan dengan doa bersama.


Tradisi "bararak" tersebut sudah dilakukan sejak dahulu dari nenek moyang orang Nagari Padang Laweh. Tidak ada tahun pasti kapan tradisi tersebut dimulai. Namun yang pasti tradisi tersebut masih bertahan sampai saat sekarang ini. Tradisi tersebut juga hanya akan ditemui pada saat hari raya idul fitri saja. Karena memang tradisi tersebut hanya dilaksanakan setahun sekali.

Yang melaksanakan tradisi ini bukan hanya satu keluarga saja, hampir semua keluarga yang merupakan masyarakat asli Padang Laweh melaksanakan tradisi ini. Sehingga dapat dipastikan kebutuhan akan orang siak pun sangat banyak. Akibatnya semua laki-laki di Padang Laweh diharuskan untuk pandai bersiak. Kepandaian "bersiak" ini di dapat dari surau, biasanya di akhir-akhir bulan Ramadhan para pemuda surau sudah mulai belajar dan berlatih untuk bersiak. 

Selasa, 04 Juni 2019

Buka bersama, Pengurus HMI Cabang Sijunjung di temani Kasat Intel


Media Cerdas Negeri. Senin (3/6) pukul 18:20 WIB Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sijunjung mengadakan buka bersama di Rumah makan "Dendeng Batokok" yang beralamat di jalan raya Muaro-Tanjung Ampalu tepatnya di Pasar Gambok. acara ini merupakan salah satu bentuk silaturahmi yang dilaksanakan oleh kader dengan alumni  mengingat akan berakhirnya bulan suci Ramadhan tahun ini. Merasa sebentar lagi akan berpisah dengan bulan yang penuh berkah ini, ditambah lagi dengan pengurus yang akan mudik ke kampung halaman. Maka timbullah inisiatif dari pengurus untuk mengadakan buka bersama. Selain pengurus, alumni HMI pun Dewi Lusi Anita (sebelah kanan paling ujung) terlihat senang mengahadiri buka bersama dengan adik-adik pengurus cabang. Namun, ada yang berbeda dengan buka bersama yang dilaksanakan kali ini. Dimana di tengah-tengah mereka juga hadir Kasat Intel dari Polres Sijunjung yaitu Bapak Asrol Hendra S.H M.H (menggunakan peci).

Rustam Budiman (sebelah kiri Kasat Intel) selaku Ketua Umum HMI Cabang Sijunjung menjelaskan "bahwa buka bersama kali ini adalah momen untuk menjalin silaturahmi, mengingat sebentar lagi kita akan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1440 H yang insya Allah akan jatuh 2 atau 3 hari lagi. Untuk itu di akhir bulan Suci Ramadhan yang penuh berkah ini hendaknya kita saling memperbaiki tali silaturahmi demi terciptanya ukhuwah islamiyah" ujarnya.

Adapun Pengurus Cabang yang hadir pada acara buka bersama tersebut antara lain Guswandi, Abdul Razaq (sebelah kiri pada foto). Kemudian ada Nurmailis, Rozalina, dan Eni Marlita (sebelah kanan pada foto).

Meski pun buka bersama kali ini ditemani oleh Kasat Intel, namun suasana buka bersama terlihat sangat mencair dan bahkan sembari melanjutkan menikmati hidangan sesekali mereka juga acap berdiskusi ringan hingga suasana di meja makan pun terasa ramai. Gus

Minggu, 02 Juni 2019

Lulusan 2013 SMAN 1 Sijunjung dan SMAN 2 Sijunjung Adakan Bagi-bagi Takjil Gratis


Media Cerdas Negeri. Sijunjung. Bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang penuh rahmat dan penuh berkah. Dimana pada bulan ini segala amalan manusia akan Allah lipat gandakan. Pada bulan yang suci ini umat Islam yang sudah baligh dan berakal di wajibkan untuk berpuasa. Perintah berpuasa ini sesuai dengan firman Allah di dalam Al qur'an surah Al-Baqarah ayat 183 yang artinya "Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa". Disamping Berpuasa sebagai ibadah wajib, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak ibadah-ibadah yang lain seperti  sholat sunnah, membaca Al-qur'an dan sedeha, serta berbuat baik pada sesama. salah satu bentuk amalan sedekah dibulan Ramadhan adalah bagi-bagi takjil gratis bagi pengendara yang sedang melintas.  


Seperti halnya yang dilakukan oleh sekelompok pemuda-pemudi ini, yang merupakan alumni dari SMAN 1 SIJUNJUNG dan SMAN 2 SIJUNJUNG yang lulus pada tahun 2013. Sebagaimana yang kita tahu siswa-siswi suatu sekolah akan sangat menonjolkan kehebatan sekolahnya masing-masing serta menganggap sekolah lain adalah musuh atau saingan. Namun hal itu tidak berlaku bagi mereka yang menamakan dirinya dengan komunitas  "13ersama" (tiga belas Bersama). Ini adalah perdananya komunitas ini terbentuk. Awalnya ide ini muncul dari Fadhila Azzikra, Arif Paria Musta, Dkk, yang merupakan alumni dari SMP yang sama yaitu SMPN 7 SIJUNJUNG. Kemudian ide ini mendapat tanggapan positif dari rekan-rekan yang lain. Mendapat tanggapan yang positif, komunitas ini langsung segera menyusun bentuk kegiatan guna menyatukan perbedaan dan menghilangkan fanatisme, serta mempererat tali silaturahim. Salah satu bentuk kegiatannya adalah bagi-bagi takjil gratis bagi pengendara yang sedang lewat (1/6) dan buka bersama dengan anggota komunitas yang ternyata juga banyak berasal dari SMA/SMK selain SMAN 1 dan SMAN 2 SIJUNJUNG.


Pukul 18:20 WIB, komunitas ini mengadakan buka bersama di Hotel Said Sijunjung / Hotel Bukik Gadang yang kemudian dilanjutkan dengan Sholat berjamaah. Selama kegiatan buka bersama berlangsung para anggota yang sebagian ada yang belum saling mengenal bisa langsung mengakrabkan diri karena disini panitia juga mengadakan acara penampilan bakat yang pastinya membuat suasana menjadi tidak jenuh. Bagi mereka yang sudah lama tak berjumpa juga sahabat lama juga langsung terlihat asyik berbagi cerita. Selain mengadakan penampilan bakat, panitia juga mengadakan penggalang dana secara sukarela dari peserta yang kemudian uangnya akan disumbangkan ke panti asuhan atau anak-anak yatim agar pada saat hari raya nanti mereka juga dapat merasakan bahagianya hari kemenangan Idul Fitri" jelas Fadilah Azzikra selaku panitia dalam kegiatan tersebut.


Sebelum mengakhiri kegiatan tersebut, panitia dan peserta kegiatan kemudian mengusulkan agar dilaksanakan pemilihan pengurus untuk keberlanjutan dari tujuan komunitas tersebut. Dari beberapa nama yang di usulkan sebagai kandidat, Rahmat Hidayat terpilih menjadi Ketua Umum dari komunitas "13ersama" tersebut. Kemudian dua kandidat lagi dipercaya sebagai sekretaris dan bendahara dengan melihat keterwakilan delegasi sekolah. Di dalam pidato sambutannya, Ketua Umum menyampaikan harapan "agar kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan kembali di tahun yang akan datang, serta lebih memaksimalkan lagi kegiatan-kegiatan positif dari komunitas ini" ujarnya.


Setelah pemilihan kepengurusan selesai, acara tersebut kemudian ditutup dengan doa yang di pandu oleh Nasrial (Buya), yang kemudian di akhiri dengan sesi foto bersama. Guswandi