Media Cerdas Negeri. Pengurus Himpunan mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sijunjung desak Pemerintah dan Polri untuk Bertanggung jawab atas meninggalnya ratusan anggota KPPS dan korban Aksi 21-22 Mei kemarin.
Tindakan Represif yang dilakukan oleh anggota aparat kepolisian terhadap masyarakat sungguh tidak memiliki rasa kemanusiaan lagi. Begitu yang di sampaikan oleh ketua umum HMI cabang Sijunjung Rustam Budiman ketika melakukan aksi damai di gedung bersama Muaro Sijunjung yang di komandoi oleh Korlap Guswandi (29/05).
Menurut Rustam Budiman, tindakan yang dilakukan oleh aparat terhadap masyarakat demonstrasi di Jakarta kemarin tidak lagi menghargai asas penyampaian pendapat serta telah melakukan pelanggaran hak azasi manusia.
Terkait aspirasi tersebut, mahasiswa juga mempertanyakan kenapa hak hak berdemokrasi saat ini seperti dikebiri, tidak ada lagi kebebasan berpendapat, bila sedikit saja berkomentar tentang pemimpin saat ini dikatakan melakukan makar, ujar kebencian dan hoax.
"Kami sebagai mahasiswa dan juga rakyat Indonesia ingin kemerdekaan lagi dalam berpendapat, dan jangan sedikit memblokir medsos karena itu merupakan alat komunikasi di era millennial ini," Tanya Guswandi sebagai Korlap dari aksi ini.
Selain meminta polri, mereka juga meminta pemerintah untuk bertanggung jawab atas meninggalnya ratusan anggota KPPS. Pemerintah harus usut tuntas terkait tragedi tersebut. Di dalam aksi tersebut juga dihadiri oleh ketua Umum Aliansi Mahasiswa Pemuda Pecinta Sijunjung ( AMPPES) oleh Aris Supratman. Ia Membenarkan dan juga Sependapat dengan apa yang telah di tuntut oleh saudara-saudara Kader HMI cabang Sijunjung, Ujarnya.
Dalam hal ini mereka juga disambut baik oleh kepala Kesbangpol Boby Rustandi yang dalam hal ini beliau mewakili bupati Sijunjung Yuswir Arifin. Menanggapi hal ini beliau berjanji semua aspirasi yang disampaikan oleh seluruh mahasiswa (HMI) akan dicatat dan akan disampaikan ke bupati Sijunjung serta akan ditindaklanjuti hingga ke pemerintahan pusat.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Jangan lupa tinggalkan komentar anda disini